Kinerja Pramusaji Berdasarkan Gender

Suci Sandi Wachyuni

Abstract


Isu kesetaraan gender dalam pariwisata kembali menjadi topik hangat. Laki-laki masih mendominasi pekerjaan di dunia pariwisata, khususnya di sektor makanan dan minuman. Pada umumnya wanita identik dengan sifat lemah lembut dan emosional sementara laki-laki dianggap kuat dan rasional. Sehingga masih banyak sektor makanan dan minuman lebih memilih pekerja laki-laki dibandingkan perempuan. Pekerjaan di restoran dituntut untuk membawa beban berat dan didominasi pekerjaan fisik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja karyawan berdasarkan gender. Peneliti mengambil studi kasus di Restoran Amuz Gourmet Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method. Metode analisis kuantitatif yang digunakan adalah ANOVA dan Triangulasi data kualitatif.

Keywords


Kinerja, Pramusaji, Gender, Pariwisata, Restoran

References


Aminah, S., S., Suprapti., Hikmah. (2016). Pengaruh Faktor Gender Terhadap Kinerja Dosen Perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang. Media Ekonomi dan Manajemen Vol 31 No. 1 Januari 2016 ISSN : 0854-1442

Costa, C., F. Bakaz., Z. Breda., M. Durão., I. Carvalho., S. Caçador. (2017). Gender, Flexibility and Ideal Tourism Worker. Analls of Tourism Research Vol. 64 Pages 64-75. Diakses dari https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0160738317300427 Pada 28 Oktober 2019

Deery, M., & Jago, L. (2009). A framework for work-life balance practices: Addressing the needs of the tourism industry. Tourism and Hospitality Research, 9 (2), 97–108. http://dx.doi.org/10.1057/thr.2009.4.

John W. Santrock. (2003). Adolescene. Perkembangan Remaja (Vol. 6). Jakarta: Erlangga.

Lasut, E.E., V. P. K. Lengkong., I.W.J.O. (2017). Analisis Perbedaan Kinerja Pegawai Berdasarkan Gender, Usia, dan Masa Kerja (Studi Pada Dinas Pendidikan Sitaro. Jurnal EMBA Vol 5. No. 2 September 2017 Hal 2771-2780 ISSN 2303-1174

Lexy J. Moleong. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mansour Fakih. (2006). Analisis Gender dan Tranformasi Sosial (12 ed.). Yogtakarta: Pustaka Pelajar Yogyakarta.

Moeheriono. (2012). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.

Ma'ruf Abdullah. (2014). Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan. (B. R. Hakim, Ed.) Yogyakarta: Aswaja Pressindo

Richard Sihite. (2000). Hotel Management: Pengelolaan Hotel. Surabaya: SIC

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

UNWTO. (2019). Global Report Woman in Tourism. Second Edition. https://www.e-unwto.org/doi/pdf/10.18111/9789284420384 diakses pada 19 Desember 2019

Veithzal Rivai. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari Teori Ke Praktik (1 ed.). Jakarta: Rajawali Pers

Wilson Bangun. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga

Yoga Firdaus. (2007). Ekonomi SMA (2 ed.). Jakarta: PT. Phibeta

Zainuddin Maliki. (2006). Bias Gender Dalam Pendidikan. Sosiologi Pendidikan

Veijola, Soile. (2009). Gender as Work in the Tourism Industry. Tourist Studies 9 (2) 109-126. DOI 10.1177/1468797609360601




DOI: https://doi.org/10.36276/mws.v18i1.323

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Suci Sandi Wachyuni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.