PENGEMBANGAN PARIWISATA DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENYONGSONG ABAD XXI : Strategi Dalam Mewujudkan Ketahanan Sosial Budaya

Saryani Saryani

Abstract


Dalam tulisan ini memadukan penelusuran empirik terhadap proses kebijakan untuk menghasilkan beberapa temuan yang relevan dengan sasaran kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata dapat mendorong terwujudnya keuletan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dan mengatasi tantangan dan hambatan. Strategi dan implikasi kebijakan pengembangan pariwisata dapat meningkatkan pendapatan daerah, swasta, dan masyarakat.

Kedua, hasil analisis ini memberi gambaran bahwa strategi dan implikasi kebijakan pengembangan pariwisata dapat mewujudkan ketahanan sosial budaya dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.

References


Anonim, 1987, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata DIY, Dinas Pariwisata DIY, Yogyakarta.

Salam, Usmar, 1997, "Pekerjaan Rumah Bagi Pengelola Pariwisata di DIY", Suara Pembaharuan, th XI No. 3584, Minggu 20 April 1997, Hal. 13.

Soemardjono, Selo dkk, 1992, Pancasila Sebagai Ideologi Dalam Berbagai Bidang Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, BP 7 Pusat, Jakarta.

Soetrisno, Loekman, 1995, Menuju Masyarakat Partisipatif, Kanisius, Cet. I, Yogyakarta.

Suryohadiprojo, Sayidiman, 1987, Ketahanan Nasional Indonesia, Jurnal Ketahanan Nasional, diterbitkan atas kerjasama PPS UGM dengan Lemhamnas, Edisi II (1) April 1997, Yogyakarta.

Syamsi, Ibnu, 1986, Pokok-pokok Kebijaksanaan Perencanaan Pemrograman dan Penganggaran Pembangunan Tingkat Nasional dan Regional, PT. Rajawali, Indonesia.

Wahab, Salah, 1996, Manajemen Kepariwisataan, Pradnya Paramita, Cetakan III, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.36276/mws.v2i1.69

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.